Selasa, 26 April 2016

Laporan Perjalanan Pendidikan Luar Sekolah



Laporan Perjalanan Pendidikan Luar Sekolah
(oleh : Novia Febriyanti/ X MIA 4)
Pada tanggal 16 Febuari 2016 siswa – siswi SMA Negeri 2 Magelang melaksanakan PLS (Pelajar Luar Sekolah) ke PT Sritex dan Museum Sangiran. Kami berangkat jam 7.30 WIB dan sampai di PT Sritex sekitar jam 10.30 WIB. PT Sri Rejeki Isman (Sritex) sekarang menjadi pabrik tekstil terpadu dengan mesin paling modern. Sritex dimulai sebagai sebuah perusahaan perdagangan yakni "Sri Redjeki" yang didirikan pada 1966 di pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah,Indonesia.
Perusahaan ini diperluas, dengan memproduksi kain yang dikelantang dan dicelup dalam pabrik pertama diBaturono 81A, Solo pada tahun 1968. Perusahaan ini terdaftar di Departemen Perindustrian Jawa Tengahpada 30 Agustus 1974 dan kemudian muncul dari U.D. (Usaha Dagang - Trading Company) ke sebuah PT (PerseroanTerbatas-Limited Company) berdasarkan Akta Notaris No.48 22 Mei 1978. Perusahaan secara resmi berubah nama menjadi PT Sri Rejeki Isman di 16 Oktober 1978.
Setelah mengetahui tantang PT Sritex kami pun menuju ke toko tempat membeli oleh –oleh. Oleh – oleh berasal dari olahan PT Sritex. Disana menjual berbagai jenis pakaian dan celana. Selain pakaian atau celana jadi disana juga menjual kain.
Setelah dari PT Sritex kami pun menuju ke tempat makan uantuk makan siang. Ketika makan siang selesai kami pun menuju Museum Sangiran.
 
Museum Purbakala Sangiran adalah museum arkeologi yang terletak di Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Indonesia. Museum ini berdekatan dengan area situs fosil purbakala Sangiran yang merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Situs Sangiran memiliki luas mencapai 56 km² meliputi tiga kecamatan di Sragen (Gemolong, Kalijambe, dan Plupuh) serta Kecamatan Gondangrejo yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar. Situs Sangiran berada di dalam kawasan Kubah Sangiran yang merupakan bagian dari depresi Solo, di kaki Gunung Lawu (17 km dari kota Solo). Museum Sangiran beserta situs arkeologinya, selain menjadi obyek wisata yang menarik juga merupakan arena penelitian tentang kehidupan pra sejarah terpenting dan terlengkap di Asia, bahkan dunia.
 Di museum dan situs Sangiran dapat diperoleh informasi lengkap tentang pola kehidupan manusia purba di Jawa yang menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti Antropologi, Arkeologi, Geologi, Paleoanthropologi. Di lokasi situs Sangiran ini pula, untuk pertama kalinya ditemukan fosil rahang bawah Pithecantropus erectus (salah satu spesies dalam taxon Homo erectus) oleh arkeolog Jerman, Profesor Von Koenigswald.

Setelah dari Museum Sangiran kami pun menuju ke toko pembelian oleh – oleh. Namun, setibanya di sana toko tersebut tutup. Lalu, kita pun menuju Solo Mall. Setelah membeli barang – barang di Solo Mall sekitar pukul 20.00 WIB kami melakukan perjalanan pulang. Sekitar pukul 23.00 WIB kami pun tiba di SMA Negeri 2 Magelang.